Posts

Showing posts with the label Christian Life Style

Segera Menikah, Perlukah Saya Membeli Lingerie?

Walaupun tidak ada dalam list, persiapan pernikahan mestinya juga menyangkut persiapan untuk hubungan intim antara suami isteri. Walaupun tidak dibicarakan, a bride to be must be thinking about this.

“Mama Papa, Kenalkan Ini Pasanganku” – Menghormati Orangtua Dalam Pacaran Kristen

“Kita mampir sebentar ke rumahku ya”, sang calon pacar ngomong sambil belok ke sebuah perumahan di Surabaya Timur, ternyata menyembunyikan kejutan kalau saya akan dikenalkan ke anggota keluarganya!! Singkat cerita, sore itu saya langsung dikenalkan ke Mama dan adik dari sang calon pacar yang memang sedang ada di rumah. Sempat ngobrol sebentar sambil menunggu dia mengambil barang di kamarnya. Dalam hitungan menit, mini drama diakhiri dengan pamitan dan kami lanjut pergi jalan-jalan lagi…. Pertemuan itu singkat dan kelihatannya hanya sekedar ‘mampir’. Namun ternyata, belakangan ketika sudah jadi pacar, dia mengatakan kalau peristiwa itu sudah direncanakan. Supaya tidak terkesan kaku dan formal, dia mengajak ‘mampir’… jadi saya bisa santai dan bersikap apa adanya. Tidak perlu grogi atau sungkan karena mau ketemu “camer”. Wah….I really don’t know what to say…. Read more

Tuhan di Depanmu

Seminggu terakhir benar-benar menggelisahkan. Sebagian besar orang tentu gelisah mendengar berita teror bom di Jakarta. Demikian juga saya. Sekalipun tinggal di Palembang juga turut gelisah dan merasa tidak aman. Apalagi dalam kurun waktu seminggu terakhir ini saya mendengar dua orang rekan guru yang dijambret di dekat sekolah. Bahkan pagi ini saya baca di koran Sumatera Express mengenai kasus pembegalan yang terjadi di Palembang. Satu kata yang saya rasakan: ngeri. Ke mana pun kita pergi, di mana pun kita berada, tidak ada jaminan keamanan yang mutlak 100%. Malah sepertinya di mana-mana bahaya mengancam. Sebagai anak-anak Tuhan, kita pun tidak luput dari kejadian-kejadian seperti yang saya sebutkan di atas. Sudah banyak juga anak-anak Tuhan yang menjadi korban kejahatan. Tentunya kita berharap tidak akan pernah (atau kalau sudah pernah, tidak akan lagi) menjadi korban kejahatan. Namun siapa yang bisa menjamin keamanan kita di tengah-tengah dunia yang berdosa?

Outfit Of The Day

Image
Sebagai perempuan muda yang normal, seringkali saya merasa tidak punya baju, sekalipun saya tahu ada banyak orang di luar sana yang bajunya cuma sepotong dua potong. Berulang kali saya kuatir, mau pake baju apa ya? Kok kayaknya koleksi saya kurang fabulous, kurang fashionable. Tapi nggak mungkin juga saya shopping baju tiap bulan. Banyak kebutuhan lain yang jauh lebih penting daripada baju. Sadar tidak sadar, rasanya baju yang saya kenakan menentukan apakah saya tampil cantik atau tidak. Lalu saya menjadi kuatir kalau baju saya biasa-biasa, modelnya bukan yang lagi booming. Kan kelihatannya gimana gitu. Apalagi saya ini guru. Mesti tampil cantik dong di depan ortu murid. Jauh sebelum saya atau perempuan-perempuan lain kuatir akan apa yang akan kita kenakan, Tuhan Yesus sudah ngomong duluan. Dia sudah bahas isu ini.  Matius 6:28-30 (TB)  Dan mengapa kamu kuatir akan pakaian ? Perhatikanlah bunga bakung di ladang , yang tumbuh tanpa bekerja dan tanpa memin...

The Danger of Not Standing on the Promises of God

A fatherless, an ordinary official was chosen as a king over ten tribes of Israel. The LORD God Himself promised to Jeroboam. The Lord would like to build him a dynasty as enduring as the one He built for David and would give Israel to him. Even He would humble David's descendants because of this, but not forever. It was a great honor and grace, what a perfect promised blessing that Jeroboam got from the Lord! "However, as for you, I will take you, and you will rule over all that your heart desires; you will be king over Israel. If you do whatever I command you and walk in my ways and do what is right in my eyes by keeping my statutes and commands, as David my servant did, I will be with you. I will build you a dynasty as enduring as the one I built for David and will give Israel to you. I will humble David's descendants because of this, but not forever." (1 Kings 11:37-39) Although the Lord had fulfilled His promises when Israel made him king over all Israe...

Berbuat Apa Yang Benar Di Mata Tuhan

Siapa yang tidak mau meningkatkan taraf kehidupan? Setiap orang dari segala zaman bekerja dan berjuang untuk meningkatkan taraf kehidupannya. Demikian pula seorang yang bernama Elimelekh pada zaman para hakim memerintah di Israel. Rut 12:1-2 Pada zaman para hakim memerintah ada kelaparan di tanah Israel. Lalu pergilah seorang dari Betlehem-Yehuda beserta isterinya dan kedua anaknya laki-laki ke daerah Moab untuk menetap di sana sebagai orang asing. Nama orang itu ialah Elimelekh, nama isterinya Naomi dan nama kedua anaknya Mahlon dan Kilyon, semuanya orang-orang Efrata dari Betlehem-Yehuda; dan setelah sampai ke daerah Moab, diamlah mereka di sana. Wajar kalau seorang kepala keluarga lantas memutuskan untuk membawa keluarganya pindah agar mereka bisa tetap sejahtera. Siapa tahu di Moab mereka bisa berusaha dan berhasil. Siapa tahu kelak mereka bisa pulang ke Israel dengan membawa buah-buah yang manis hasil kerja keras mereka di Moab.

Bagian Orang Asing, Anak Yatim, dan Janda

Pagi ini saya membaca Ulangan 24:6-22 sebagai bahan saat teduh. LAI memberi judul perikop ini, "Tentang melindungi sesama manusia." Dalam perikop ini Firman Tuhan mengajarkan bagaimana kita harus melindungi orang-orang di sekeliling kita, termasuk mereka yang merupakan orang asing dan orang yang berhutang kepada kita. Menurut saya ini suatu detil mengenai hal-hal konkret yang Tuhan ingin kita lakukan sebagai suatu cara melakukan isi hukum Taurat, yaitu mengasihi sesama manusia. Bagian yang paling menarik hati saya ada dalam Ulangan 24:19-21. Tuhan mengatur apa yang menjadi bagian orang asing, anak yatim, dan janda. Apabila engkau menuai di ladangmu, lalu terlupa seberkas di ladang, maka janganlah engkau kembali untuk mengambilnya; itulah bagian orang asing, anak yatim dan janda - -supaya TUHAN, Allahmu, memberkati engkau dalam segala pekerjaanmu. Apabila engkau memetik hasil pohon zaitunmu dengan memukul-mukulnya, janganlah engkau memeriksa dahan-dahannya sekali lagi; ...

Membesarkan anak di dalam Tuhan

Sebagai orang yang belum banyak berpengalaman di bidang dunia pendidikan, mestinya saya belum pantas berkomentar banyak mengenai bagaimana seharusnya orang tua membesarkan anak di dalam Tuhan. Namun pengalaman setahun terakhir menjadi guru adalah pengalaman yang berharga. Di akhir tahun ajaran ini justru saya melihat betapa SANGAT PENTING untuk membesarkan anak di dalam Tuhan. Didiklah orang muda menurut jalan yang patut baginya, maka pada masa tuanyapun ia tidak akan menyimpang dari pada jalan itu. (Amsal 22:6 )

God loves a cheerful giver

Image
Memasuki tanggal tua, rasanya pengeluaran harus diirit-irit, bahkan buat diri sendiri harus agak pelit. Hehehe... Sekarang setelah bekerja, aku jadi merasakan betapa tidak mudah untuk hidup mencukupkan diri dengan apa yang aku punya. Malah seringkali sudah dihemat sebaik mungkin, tetap rasanya kurang. Keluhan ini masih bisa diperpanjang dengan fakta bahwa sekarang Papa sudah meninggal, Titi masih kuliah, Mama tidak bekerja. Jadi rasanya wajar kalau aku jadi begitu pelit misalnya. Wajar kalau aku bahkan tidak berpikir sedikitpun untuk peduli pada orang-orang lain yang lebih miskin dan membutuhkan. Diri sendiri butuh kok. Keluargaku juga sangat butuh. Masa depanku juga jelas butuh biaya.

Bersahabat Tanpa Kompromi dengan Dosa

Tulisan ini sudah dimuat di Majalah Cahya Buana – Majalah Gereja Kristus Tuhan Jemaat III Malang, edisi 115/ Juni 2013, hal.22-23.  Penulisnya adalah teman sekolah minggu saya dulu, Yuniar Dwi Setiawati.   Tuhan memanggilnya untuk melayani Dia sepenuh waktu. Oleh karena itu, sekarang Yuniar belajar teologi di STT Aletheia Lawang dan sedang dalam pengerjaan skripsi. Menemukan panggilan khususnya di bidang Christian Literature,  dia banyak menulis berbagai artikel untuk renungan-renungan Kristen. Yuniar pernah menulis untuk Renungan Harian, Spirit, dan sekarang aktif menulis untuk Lentera Jiwa. Karya-karyanya sudah banyak dimuat di berbagai media cetak, baik yang Kristen maupun non-Kristen. Kunjungi blognya untuk membaca lebih banyak tulisan karya Yuniar:  http://yunindralilani.blogspot.com

Are you ready to be a pastor's wife?

Image
Dua tahun yang lalu, pada suatu hari Minggu pagi, aku melihat teman sekamarku berdandan dengan sangat rapi dan anggun. Nggak tahu kenapa, di mataku dia kelihatan seperti "Ibu Gembala" atau istri pendeta. Pokoknya kelihatan terhormat, cantik, anggun, rapi, enak dipandang. Hehe... Sejak saat itu, aku suka memanggilnya dengan sebutan "Ibu Gembala" sampai sekarang. Dia nggak mau kalah dong... Tiap kali kusapa, dia akan membalas, "Ya, Ibu Gembala Senior." Setelah itu kami tertawa bersama.

Observing the Lenten Season

Last Sunday I took an article titled "Observing the Lenten Season" from church. That's article really helps me to know what lenten is about, what is the history of it, why should we observe it. I want to share it here. Hope it'll help you too.

Enjoy Life and See Good Days in 2013

Memasuki tahun baru 2013, yang disebut-sebut sebagai tahun ular air, banyak pihak yang mengungkapkan bahwa tahun ini banyak tipu muslihat, mencerminkan sifat ular. Sebenarnya tahun angka berapapun dengan shio apapun, kalau dihidupi dalam dosa tentu mengandung banyak tipu muslihat. Jadi yang membuat kita untung atau rugi, hidup tenang atau terteror, itu semua bukan tergantung angka tahunnya atau shio apa yang berperan, melainkan bagaimana seharusnya kita menjalani tahun ini.

The Importance of Finishing Well

Image
Akhir tahun sudah dekat. Tinggal countdown dan kita akan memasuki tahun baru 2013. Namun sebelum memasuki tahun baru, sudahkah tahun 2012 ini ditutup dan diakhiri dengan baik? Tanpa suatu closing yang baik, kita tidak akan memasuki tahun 2013 dengan baik juga. Mengakhiri dengan baik sangatlah penting. Ketika kita memasak, penting untuk mencuci sayuran, memotong bawang, memberi bumbu, namun hasil akhir masakan yang paling penting untuk dinikmati. Dalam suatu pengerjaan skripsi, penting untuk menganalisis data, namun hasil sidang yang paling menentukan.  Dalam memasuki tahun baru, penting untuk berencana dan memulai dengan baik, namun jauh lebih penting bagaimana kita mengakhirinya.

Doing your personal Bible study

Image
Seminggu yang lalu secara tidak sengaja aku menemukan buku ini di Times Bookstore diobral sampai tinggal Rp 10000,-!!! Harga aslinya tuh Rp 120000,- lo.. haha... Gak pake lama, langsung dibeli! Hehe... Apalagi workbook-nya pas tinggal 2 eksemplar doang. Kalo nunda-nunda lagi belinya, keburu diborong orang.

Serve your family

Image
Salah satu cara untuk memanfaatkan waktu liburan di rumah adalah belajar melayani seisi keluarga sekalian persiapan buat masa depan saat sudah punya rumah sendiri. Hehehe.... Sudah terlalu lama kita dimanjakan orang tua di rumah. Sudah terlalu lama juga Mama capek-capek mengerjakan pekerjaan rumah tangga. Biarkan orang tuamu libur sejenak.... Daripada seharian tidur atau main game, sebaiknya coba sekali-kali gantikan tugas mereka.

Pray to God Aggressively

Image
Beberapa hari yang lalu, seorang mahasiswi cerita kalo cowok yang deketin dia tuh agresif banget, BBM dia sepanjang hari hampir tiap hari mulai dari bangun pagi sampe malem mau tidur. Padahal, menurut si mahasiswi, cowok ini adalah mahasiswa yang sibuk banget. Dia bukan cuma sibuk kuliah, tapi juga terlibat di kegiatan organisasi kampus kayak MPM (Majelis Perwakilan Mahasiswa) dan organisasi kerohanian di kampus. Aktivitas mahasiswa ini nonstop dari pagi sampe tengah malem setiap hari, bahkan setelah UAS selesai! Si mahasiswi cukup keheranan, kok bisa-bisanya si mahasiswa sibuk ini dengan agresif BBM dia terus-terusan sepanjang hari. Aku sih senyum-senyum aja. Yaaaah, namanya juga naksir... Hehe..

Growing through Bible reading

Beberapa jam yang lalu, seorang saudari mengirimkan sms seperti ini: Ada yg tau kisah ttg 'koin dari dlm mulut ikan'? Stelah hampir 6 tahun ikut Tuhan n kenal firman Tuhan, saya baru tahu ad kisah itu di Alkitab! Bhkan ini bagian dr kisah hidup Tuhan Yesus! Astaga! saya bner" mrasa tertohok skarang ini. Malu.. 6 tahun ini saya ngpain aj, smpe matius 17:24 ini kq seperti lum pernah kubaca sebelumna.. Hwaa.. Aku tersenyum sendiri membacanya. Selama ini aku sudah 3 kali menyelesaikan Bible reading dari Kejadian sampai Wahyu. Bukan berarti aku lantas hafal dan tau setiap kisah yang tercantum dalam Alkitab. Seringkali aku juga mendapati diriku terkaget-kaget, "Eh, ternyata ada bagian ini ya?"

Don't Waste Your Life

Image
I am  reading a book titled " Don't Waste Your Life " by John Piper and very recommended this book. The books are available in Indonesia but still in English. As long as I know, you can get it from Times bookstore (Jakarta, Bandung, Bali, Depok, Manado, Balikpapan, Medan) . You can also get the free e-book from www.churchleaders.com or ask me via email (v2_luv_jesus@yahoo.co.id).

Lent Season

Image
Terhitung sejak 22 Februari lalu, aku mulai jalanin Lent. Buat aku, ini lent season yang pertama sekalipun sudah bertahun-tahun aku jadi orang Kristen. Malah boleh dibilang baru beberapa waktu lalu aku tahu kalo ada yang namanya lent. Ini karena Gereja tempat aku beribadah sejak kecil gak pernah menjalankan lent. Biasanya juga yang jalanin tuh umat Katolik. Nah, meskipun bukan gereja Katolik, namun Gerejaku yang sekarang (Harvest Mission Community Church of Jakarta) ini ikut menjalankan lent. Jadi apa sih lent itu?